Startup teknologi pertanian Indonesia DaniHub bertujuan untuk memperluas rantai distribusi Seri B senilai US $ 70 juta

Jakarta (Jakarta Post / ANN): DaniHub Group, salah satu perusahaan rintisan teknologi pertanian terkemuka di Indonesia, telah mengumpulkan US $ 69,5 juta (RP942 miliar) dalam serangkaian putaran keuangan B untuk memperluas rantai pasokannya di luar pulau Jawa dan Bali. .

Peluncuran pada Jumat (21/5) mengatakan dana baru akan digunakan untuk membangun gudang atau fasilitas pengemasan di seluruh nusantara dengan tujuan meningkatkan volume transaksi baru dan ekspor barang baru.

Layanan rantai pasokan adalah salah satu dari tiga bisnis utama yang disediakan DaniHub kepada petani. Dua layanan lainnya adalah pasar online produk baru dan kredit peer-to-peer.

“Kami berencana untuk memperkuat peran kami di setiap wilayah di Indonesia dan mendekatkan petani dan konsumen,” kata Pamitra Vineka, CEO DaniHub Group, dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan telekomunikasi milik negara P.T. Telekomunikasi adalah anak perusahaan Indonesia (Telecom) MTI. Ventures.

DaniHub mengatakan bisnisnya telah tumbuh sebesar 639 persen pada tahun 2020, ketika memperluas bisnisnya di luar Jawa dengan membuka gudang di Bali.

Agritech Start-up berencana untuk melakukan ekspansi ke Kalimantan dan Kepulauan Sumatera.

Menurut penyedia data bisnis Crunchbase, putaran Seri B terbaru membawa total dana TonyHub menjadi 0,59,54,5 juta, mengumpulkan $ 17 juta setelah putaran Seri A yang diperpanjang pada bulan April.

Chandi Vidyasthana, Director, Portfolio, MTI Ventures, mengatakan, “Dana baru yang diserahkan kepada MTI dari Kementerian Telekomunikasi dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diharapkan dapat membantu Danihub memperluas jangkauannya ke lebih banyak komunitas petani di tanah air.

Sektor pertanian memimpin dalam penyerapan tenaga kerja sebesar 30 persen, tetapi ini adalah teknologi yang sangat rendah, dan kurang dari seperlima dari semua petani berpendidikan tinggi dan tinggi.

Sejak didirikan pada pertengahan 2016, DaniHub telah bermitra dengan lebih dari 35.000 petani usaha kecil untuk mengoperasikan 12 pusat distribusi, mendistribusikan lebih dari 900 produk pertanian yang berbeda kepada lebih dari 200.000 pelanggan. – Jaringan Berita Jakarta Post / Asia

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Media SUMSELGO