Presiden Widodo telah memberlakukan tindakan darurat untuk COVID-19 di Indonesia

Tentu tidak mengherankan melihat pembatasan sosial dan perdagangan yang lebih ketat. Selain berita tentang tindakan darurat yang akan datang yang sudah beredar di media Indonesia pada hari-hari sebelumnya, angka infeksi COVID-19 di Indonesia baru-baru ini yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan negara itu telah mengambil proporsi yang mengkhawatirkan.


Kasus baru terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia:

Grafik di atas menunjukkan gelombang kedua yang dimulai pada awal Juni 2021 berupa tsunami; Sebuah perkembangan dan bentuk yang dikhawatirkan banyak pihak sejak dimulainya seluruh pandemi pada Maret 2020 (ketika dua kasus pertama COVID-19 dikonfirmasi di Indonesia pada awal bulan).

Seiring merebaknya virus COVID-19 di masyarakat Indonesia, jumlah kematian terkait COVID-19 juga melonjak (lihat grafik di bawah).


Kematian COVID-19 di Indonesia:

Sementara itu, isu terkait lainnya – dan mungkin bahkan indikator terpenting yang dilihat oleh pemerintah Indonesia – adalah hunian rumah sakit, karena ketika orang yang membutuhkan perawatan medis tidak dapat menerima perawatan karena kepadatan rumah sakit, masyarakat membawa krisis ke tingkat yang baru (dan sayangnya Melalui bukti anekdot, kami telah mendengar cerita tentang orang-orang yang sekarat di koridor rumah sakit di wilayah Jabodetabek karena mereka tidak dapat menerima perawatan medis.)

Alasan lain mengapa penting untuk memantau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit adalah karena mungkin ini adalah indikator yang paling dapat diandalkan dari krisis COVID-19 ini. Sementara orang dapat meragukan keakuratan data tes COVID-19 (misalnya karena mungkin ada banyak pengujian di Indonesia, atau tingkat positif palsu yang tinggi), orang dapat meragukan keakuratan jumlah kematian COVID-19 yang dilaporkan. (karena Underreporting, atau karena tidak jelas apakah seseorang meninggal karena – atau karena – COVID-19), jumlah tempat tidur rumah sakit yang ditempati memberikan sedikit gambaran yang lebih jelas tentang keadaan kesehatan masyarakat (apalagi pada dasarnya) semua orang di Indonesia , termasuk segmen masyarakat termiskin, memiliki akses ke perawatan rumah sakit berkat sistem jaminan kesehatan universal).

[…]

Minta laporan Juni 2021 untuk membaca artikel selengkapnya. Laporan ini dapat diminta dengan mengirimkan email ke [email protected] atau pesan ke +62.882.9875.1125 (termasuk WhatsApp).

Harga untuk laporan ini (elektronik):

Rp 150.000
10 dolar AS, –
10 euro euro

Lihat di dalam laporan di sini!

.

.

Perdebatan

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Media SUMSELGO