Media SUMSELGO

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di SUMSELGO

Penjualan mobil di Indonesia meningkat setelah pemotongan pajak

Jakarta: Pemerintah Indonesia berhasil meningkatkan penjualan mobil setelah menempuh kebijakan pemotongan pajak barang mewah yang dikenal dengan istilah PPnBM untuk mobil berbobot 1.500 cc hingga 2.500 cc.

Pemerintah memperkenalkan insentif dengan diskon 100% Maret-Mei 2021, diskon 50% Juni-Agustus, dan diskon 25% September-Desember untuk kendaraan kelas menengah dan 4×2. Dengan slide hingga 1500 cc.

Gabungan Pengusaha Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengatakan, kebijakan pemerintah dalam menurunkan Pajak Barang Mewah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan dan Peraturan Menteri Perindustrian tentang Pajak Penjualan Barang Mewah terbukti efektif dibuktikan dengan peningkatan penjualan mobil. di negara.

Data Gaikindo menunjukkan total penjualan grosir mobil tercatat 78.908 unit pada April 2021.

Setiap tahun, penjualan grosir mobil pada April 2021 jauh di atas hanya 7.888 unit pada bulan yang sama di tahun 2020 ketika pandemi Covid-19 baru saja dimulai, diikuti oleh kebijakan social distancing yang meluas di Indonesia.

Secara kumulatif, penjualan mobil grosir mencapai 265.934 unit pada periode Januari-April 2021. Persepsi ini lebih tinggi 8,65% dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebanyak 244.758 unit.

Menurut Gaikindo, penjualan mobil pada April 2021 dipengaruhi dampak kebijakan pajak penjualan atas diskon 100% barang mewah di sektor otomotif.

Pada pembukaan Indonesian International Auto Show di Jakarta belum lama ini, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasmita mengatakan kepada Presiden Joko Widodo bahwa penjualan mobil di dalam negeri meningkat drastis pasca pemotongan pajak barang mewah.

Menteri Perindustrian mengatakan ada peningkatan pesanan pembelian sebesar 190%. “Ini menunjukkan bahwa produsen mobil kewalahan dengan permintaan, yang berarti industri otomotif telah berkembang pesat.”

Bank sentral, Bank Indonesia (BI), melaporkan bahwa tingkat PMI pembelian mobil selama wabah lebih tinggi dibandingkan sebelum wabah.

READ  ASX naik karena saham teknologi AS Tesla, Facebook dan Apple mulai menawarkan

“Berdasarkan data yang dikeluarkan BI, suku bunga tersebut saat ini berada di level 55% dibandingkan sebelum pandemi 51%,” kata Widodo, berharap pemerintah dapat mempertahankan tren di industri otomotif.

Menteri Perindustrian mengatakan, kebijakan pelonggaran pajak barang mewah Indonesia terbukti mendorong industri otomotif pulih di tengah pandemi.

Menurut dia, sebelum pemerintah mengeluarkan kebijakan pelonggaran pajak barang mewah atas mobil, industri otomotif merupakan sektor yang paling parah terkena dampak dan terparah pandemi Covid-19.

Ia mengatakan bahwa sektor otomotif merupakan salah satu penyumbang PDB negara terbesar dari sektor manufaktur, karena banyak industri pendukung dan perusahaan kecil dan menengah yang berpartisipasi di dalamnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Erlanga Hartartu mengatakan penjualan kendaraan roda empat Indonesia pada April 2021 melonjak 227% year on year akibat penerapan pajak penjualan atas insentif barang mewah.

Kepala menteri mengatakan kepada media dalam pertemuan hipotetis: “Pada Maret 2021, ketika kebijakan dimulai, peningkatan penjualan mobil tercatat sebesar 28,85% tahun ke tahun, dan pada bulan April, tercatat sebesar 227%.” Mengingat fakta tersebut, kata Hartarto, pemerintah akan tetap menerapkan skema insentif pajak penjualan atas barang mewah sesuai skenario yang telah ditetapkan sebelumnya. ─ Xinhua