Media SUMSELGO

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di SUMSELGO

Menumbuhkan Kerja Sama Partai Politik Indonesia dan Partai Komunis China – OpEd – Eurasia Review

Pada April lalu, hubungan bilateral Tiongkok dan Indonesia memasuki periode panjang, tepatnya 71 tahun sejak kedua negara bersatu. Namun, dalam beberapa tahun terakhir Zaman Bagi Presiden Jokowi, hubungan ini semakin jelas dan mesra, baik dalam ranah ekonomi, politik, pertahanan, maupun budaya.

Apalagi, ketika dunia dihebohkan dengan pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir setahun, hubungan Indonesia-Tiongkok terus berlanjut dan masuk hingga Bagian baru. Misalnya, kerja sama di bidang vaksin untuk membatasi penyebaran virus dari China, dan Beijing telah menyatakan dukungannya agar Indonesia menjadi “ pusat produksi vaksin regional. ”

di Konferensi pers virtual Duta Besar China untuk Indonesia bulan lalu mengatakan bahwa “kemitraan strategis komprehensif antara China dan Indonesia belum berhenti, telah membuat perkembangan baru,” kata Xiao Qian.

Namun yang menarik dan jarang diketahui orang adalah bahwa kerja sama antara Indonesia dan China tidak hanya G to G dan B to B, melainkan juga kerja sama antara banyak parpol di Indonesia dengan Partai Komunis China.

Partai Indonesia dan Partai Komunis China

Tidak dapat dipungkiri bahwa hubungan Indonesia dan Tiongkok tidak hanya pada tataran kenegaraan, konvergensi ini juga pada tataran partai politik di Indonesia dan Partai Komunis Tiongkok (PKT). Diketahui bahwa ada 5 partai politik Indonesia Yang memiliki hubungan kerjasama dengan Partai Komunis China, dan partai-partai tersebut adalah partai-partai besar seperti Partai Perjuangan Demokrasi Indonesia (PDIP), Gerakan Indonesia Raya (Gerendra), Demokrat, Gulongan Kariya (Golkar), dan Partai Keadilan Sejahtera ( PKS).

untuk saya Zhang Shui Wakil Direktur Departemen Internasional Komite Sentral BPK tahun 2014, Partai Komunis China menaruh perhatian besar terhadap perkembangan politik di Indonesia, terutama setelah Pemilu 2014 di mana Jokowi dan Yusef Kalla menang.

READ  Phoenix mengekspor merek pelumas ke Indonesia sebagai bagian dari ekspansi ASEAN

Hubungan kerjasama yang ada antara parpol Indonesia dengan PKC cukup beragam, misalnya pertemuan yang diadakan oleh Golkar dan pejabat Partai Komunis China pada tahun 2008 yang diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang mencakup semua hal yang berkaitan dengan pembaruan Dan atur pesta. Setelah itu, pertemuan pejabat senior kedua pihak dilakukan beberapa kali di Beijing dan Jakarta.

Menanggapi kritik tersebut, perwakilan kader dari Partai Golkar mengatakan bahwa kerjasama dengan Partai Komunis China akan sangat membantu. Tidak ada perubahan Ideologi partai.

Menurut salah satu politisi dari Golkar, Ace Hassan Syadzeli, tidak hanya Golkar, tetapi semua partai di Indonesia rata-rata bekerja sama dengan Partai Komunis China. pembaruan.

PDIP sebagai contoh

Jalan Partai Komunis China untuk menjalin hubungan dengan partai politik Indonesia tidak berhenti hanya dengan mengunjungi Golkar saja. Padahal, sebagian besar hubungan sudah dilaksanakan dengan PDIP.

Ini kerja sama Tidak hanya masalah pembaruan, namun juga pertemuan para pejabat senior dari kedua belah pihak untuk membahas kerja sama peningkatan sumber daya manusia dan keuangan.

Pada PDIP 2013 Mengirim 15 personel untuk mengunjungi Shanghai, Guiyang dan Beijing, dipimpin oleh Eva Kusuma Sundari. Kunjungan ini bertajuk “Studi Banding dengan PKC”.

Kegiatan yang dilaksanakan bervariasi, misalnya saat berkunjung ke Shanghai, 15 anggota staf belajar tentang melakukan observasi di pusat perawatan kesehatan anak dan melihat bagaimana sektor pertanian dikembangkan di pedesaan.

Selagi Kunjungan ke GuiyangKegiatan yang dilakukan oleh para delegasi PDIP ini adalah mengkaji bagaimana pemerintah daerah membina masyarakat untuk mengembangkan usaha kecil menengah (UMKM) di bidang industri kesehatan, sehingga mampu bersaing di pasar internasional. Kegiatan yang dilaksanakan di Beijing ini diisi dengan judul-judul workshop yang tidak kalah menarik yaitu, “Seleksi dan Pelatihan Kompetitif Kader Rakyat”, “Pengalaman Membangun Hubungan dan Bermain-main Partai yang Dekat,” dan “Berbagi Pengalaman dalam Promosi dan Jaringan Sosial yang Berinovasi. Manajemen. ”

READ  Taiwan umumkan 7 kasus virus korona, diimpor dari Filipina, Indonesia dan Jepang | Berita Taiwan

Pada 2015Kerja sama tersebut semakin diperkuat melalui kunjungan Megawati ke Shenzhen untuk meresmikan gedung Pusat Kerjasama Indonesia-China, yang disebutnya “Rumah Soekarno”, bersama para petinggi Partai Komunis China lainnya.

Ini Bangunan 24 lantai Itu dibangun untuk memfasilitasi interaksi antara individu dan bisnis dalam kegiatan bisnis, budaya dan pariwisata.

Penyebab dan implikasi kerjasama antara partai politik Indonesia dan PKC

Menurut Zhang Xuyi, terdapat hampir 600 pihak dari seluruh dunia yang telah menjalin kerja sama dengan China, termasuk pihak-pihak yang ada di Indonesia. Beberapa alasan mengapa parpol Indonesia ingin menjalin hubungan dengan BPK adalah kelanjutan dari upaya PKC. Ini menjadi ekonomi terbesar di dunia Memotivasi Indonesia untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan China.

Selagi Alasan untuk pihak Cina Keinginan untuk bekerjasama dengan partai-partai di Indonesia setidaknya karena dua alasan, pertama dengan menjalin hubungan antar parpol diharapkan mampu mempererat hubungan antar negara.

Implikasinya bagi politik Indonesia sangat jelas, dengan kerjasama yang terjadi antara China dan Indonesia saat ini, dan tentunya membuat hubungan ini semakin erat.

Namun, pekerjaan rumah parpol Indonesia dalam hubungannya dengan BPK adalah lebih berhati-hati dalam mendukung kebijakan politik dan perlu memperhatikan kerjasama yang akan terjalin baik untuk mewakili kepentingan rakyat maupun untuk mewakili sekelompok golongan.

Sebab apa yang menimbulkan kekhawatiran serius tentang kedekatan hubungan antar parpol ini akan membuat Indonesia tidak mampu menghadapi tekanan China yang pada akhirnya mendukung kebijakan yang bisa merugikan, misalnya dalam konflik Laut China Selatan, termasuk Perairan Natuna, yang diklaim China sebagai miliknya. wilayah, While 1956 di Indonesia Mendaftarkan Kepulauan Natuna sebagai kedaulatan dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

READ  Spekulan kembali bermain untuk menaikkan harga real estat

*Dr. Muhammad Zulfiqar Rakhmat, BA (Qatar), MA dan PhD (Manchester), Dosen di Universitas Islam Indonesia dan Peneliti Madya di Institute for Economic Development and Finance.