Media SUMSELGO

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di SUMSELGO

Hari Raya, SEA Asia News & Top Stories menegaskan kembali larangan Indonesia untuk meninggalkan rumah

JAKARTA – Indonesia mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan kampung halaman setiap tahun sebelum Hari Raya bulan depan. Jumlah infeksi tertinggi di Asia Tenggara.

Presiden Joko Widodo berpidato di depan gubernur, walikota, dan penguasa provinsi pada Rabu (28 April). Kasus baru Pemerintah-19 setiap hari meningkat hampir dua kali lipat sejak Hari Raya tahun lalu, Dikenal sebagai Idul Fitri, karena banyak yang melanggar larangan “rambut”, atau kembali ke kampung halaman tahunan.

Menurut Pak Widodo, 18,9 juta orang masih bisa pulang Larangan itu dicabut tahun ini Penerbangan domestik dan moda transportasi lainnya.

Tapi ini kurang dari 89 juta orang yang mengatakan mereka berencana untuk mengakhiri rambut mereka sebelum pemerintah mengumumkan larangan pada 21 April tahun ini, 29 juta sebelum kampanye anti-rambut ditingkatkan setelah pengumuman itu.

Indonesia memiliki populasi sekitar 270 juta.

Tahun lalu, banyak yang melanggar larangan – bersembunyi di truk di jalan utama – dengan denda hingga 100 juta rupee (S $ 9.000) dan maksimal satu tahun penjara.

“Kami perlu terus mengingatkan orang-orang tentang larangan rambut, sehingga jumlah (perkiraan pemulangan) akan semakin menurun,” kata Widodo dalam permohonan kepada gubernur dan pemimpin lokal lainnya, “lebih dari bulan, yang akan jatuh pada 12 Mei atau 13.

Indonesia memiliki 34 provinsi, termasuk lebih dari 500 kota dan wilayah.

Jokowi bertemu dengan para pemimpin pemerintah daerah dari seluruh Indonesia pada hari Rabu, dan pertemuan tersebut dirilis oleh Istana Kepresidenan pada hari Kamis.

“Kami semua menyadari situasi Pemerintah-19 di India. Kami perlu mengeluarkan peringatan karena kami mendekati Idol Fitri,” kata Widodo.

Dia mencatat, empat jeda panjang tahun lalu menyebabkan lonjakan virus corona di Indonesia: pada akhir Mei terjadi peningkatan 93 persen kasus baru Lebaran; Akhir pekan panjang di bulan Agustus menyebabkan kenaikan 119 persen; 95 persen meningkat selama akhir pekan panjang bulan Oktober; Dan Malam Tahun Baru meningkat 78 persen di acara-acara baru.

READ  Kozak Singtel dari Indonesia mengumpulkan $ 300 juta dari dana mitra Telcomcel di Indonesia

Strain baru virus corona pertama kali ditemukan di Inggris, Afrika Selatan dan Brasil tampaknya menyebar lebih efektif, memicu epidemi di India.

Ini terjadi ketika negara Asia Selatan melonggarkan keamanannya, dengan acara keagamaan besar-besaran dan demonstrasi politik.

“Sejak Oktober memasuki November, Desember dan Januari, India telah dapat mengetikkan kurva,” kata Widodo dalam pidatonya.

“Pada bulan Januari, kami bertanya kepada Menteri Kesehatan India (Harsh Vardhan) apa yang mereka lakukan. Dia memberikan jawaban kunci untuk Micro Lockdown, yang kami terima di sini.”

Indonesia mencapai puncaknya pada Januari, ketika negara itu mendaftarkan antara 14.000 dan 15.000 kasus baru setiap hari, jelas presiden, setelah itu jumlahnya turun menjadi 4.000 menjadi 6.000.

Pada puncaknya, tempat tidur terisolasi Govit-19 di Wisma Athletic campuran Jakarta yang terpusat mencapai tingkat hunian 92 persen. Dua pekan lalu turun menjadi 21 persen, tapi sejak itu naik menjadi 25 persen, kata Presiden.

Negara terpadat keempat di dunia melaporkan 100.256 kasus virus korona aktif pada hari Selasa, penurunan signifikan dari puncak 177.000 pada awal Februari.

Saat ini ada sekitar 2,9 juta kasus aktif di India, naik dari 138.000 pada Februari.


Indonesia mencapai puncaknya pada bulan Januari, dengan negara mendaftarkan antara 14.000 dan 15.000 kasus baru setiap hari. Foto: REUTERS

“Hati-hati. Jangan potong rambut,” kata Widodo. Dia meminta para gubernur dan pemimpin daerah lainnya untuk terus berkampanye melawan Indonesia.

Jokowi berbagi informasi terbaru tentang ekonomi, dengan mengatakan indikator ekonomi telah membaik sejak Maret.

Ia mengatakan konsumsi listrik mencatat pertumbuhan 33 persen dari penurunan sebelumnya, indeks produksi kembali naik dan impor barang modal meningkat.

“Di bulan Maret dan April, kita bisa melihat bahwa perekonomian mulai mendekati normal.

“Dengan demikian, target 2021 kita bisa mencapai 4,5 persen hingga 5,5 persen,” ucapnya.

READ  Rory Azari berbagi cerita dan esensi dari Sleep Project Indonesia

Dia menambahkan: “April, Mei dan Juni adalah musim yang krusial. Jika teluk dapat dikendalikan tanpa menimbulkan getaran, itu akan menjadi pencapaian … akan lebih mudah untuk bergerak maju.”