Media SUMSELGO

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di SUMSELGO

Gojek dan Tokopedia merger untuk menciptakan raksasa teknologi Indonesia senilai $ 23 miliar

CEO Grup Soelistyo akan mengepalai unit Pembayaran & Layanan Keuangan GoTo Financial.

Gojek dan Tokopedia telah mendiskusikan kemungkinan merger sejak akhir Desember setelah negosiasi Gojek dengan saingannya Grab gagal. Grab bulan lalu setuju untuk go public dengan sahamnya di Amerika Serikat dengan menggabungkan Altimeter Growth Corp. Ini adalah merger terbesar yang pernah ada dengan perusahaan penyaringan kosong.

“Hari ini adalah hari yang benar-benar bersejarah karena kami merayakan dimulainya GoTo dan fase pertumbuhan selanjutnya untuk Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial,” kata Solisteo. “Pengemudi Gojek akan menawarkan lebih banyak paket Tokopedia, mitra pedagang dari semua ukuran akan mendapatkan keuntungan dari solusi bisnis yang ditingkatkan, dan kami akan menggunakan skala bersama kami untuk meningkatkan inklusi keuangan di wilayah berkembang dengan potensi pertumbuhan yang belum tergali.”

Gojek dimulai sebagai call center pada tahun 2010 oleh Nadiem Makarim untuk mengatur pengiriman kurir di Jakarta. Semuanya manual: staf memanggil bikers satu per satu sampai seseorang menerima pesanan. Pak Makarem bekerja untuk perusahaan rintisan lain sehingga dia dapat menjaga proses yang baru lahir tetap hidup.

Soelistyo dulu bekerja untuk perusahaan ekuitas swasta Northstar Group, yang menjadi investor institusional pertama di awal pendiriannya.

Dengan dukungan Northstar, Tuan Makarem memutuskan pada tahun 2014 untuk mengembangkan aplikasi seluler. Saat pertama kali keluar pada awal 2015, layanan ini sangat populer sehingga Gojek tidak dapat menangani permintaan tersebut. Soelistyo bergabung dengan Gojek sebagai presiden tahun itu dan membantu mengembangkannya menjadi sekitar 20 layanan konsumen.

Ia diangkat menjadi co-CEO dengan Pak Alawi pada Oktober 2019 ketika Pak Makarem menerima posisi Menteri di pemerintahan Indonesia dan mengundurkan diri dari Gojek.

READ  Penjualan mobil di Indonesia meningkat setelah pemotongan pajak

Bloomberg