Fermana: Paslon 2 HERO Mempunyai Pengalaman Bidang Infrastruktur dan IPM Sangat Baik

  • Whatsapp

PALEMBANG, SUMSELGO | Lebih kurang dua jam debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati PALI 2020, berlangsung di ballroom hotel Harpper Palembang, Senin (19/10/2020) berlangsung sukses dan lancar.

Ir Fermana MMA

Setelah melalui tahapan-tahapan debat publik mulai dari pemaparan visis misi, Paslon menjawab pertanyaan, tanya jawab paslon 1 dan 2, tiga Panelis Dr Yaswardi SAG. M.AG, Dr Farida R Wargadelem M.SI yang diwakli oleh Ir Fermana MMA sebagai Penali debat publik yang di selenggarakan KPU PALI menyimpulkan, kedua pasangan calon (Paslon nomor urut 1 dan 2 memiliki keunggulan dan ketajaman masing-masing.

“Kami apresiasi gagasan Paslon nomor urut 1 Devi Harianto dan pak Darmadi Suhaimi mempunyai terobosan dalam gagasan menarik investor,” katanya.

Sementara itu, paslon nomornurut 2
tentunya sudah memiliki pengalaman selama menjabat dan memiliki keunggulan dalam bidang infrastruktur dan peningkatan Indek Pembangunan Manusia (IPM) sangat baik.

“Hal tersebut terbukti pinjaman Kredit Usaha Rakyag (KUR) PALI paling tinggi, tercatat sebanhak 3045 nasabah yang di berikan pinjaman saat paslon nomor urut 2 menjabat,” ucapnya seraya menekankan untuk tetap kedepankan Ipoleksosbud merupakan singkatan dari Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya dan Hankamrata.

Kedunya sama-sama memiliki keunggulan. Akan tetapi untuk membangun daerah tentu tidak terlepas dari ipolsebuþhankamrata. Artinya temanya adalah ppercepatan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Jika bapak-bapak terpilih harus meningkatkan sektor sektor atau bidang-bidang apa saja untuk meningkatkan pendapatan ekonomi daerah.

“Satu pesan saya, kepada Bupati terpilih untuk memanfaatkan sungai lematang dengan mendirikan darmaga. Ini tujuanya adalah untuk meningkatkan ekonomi daerah,” ungakpanya.

Untuk diketahui diberitakan sebelumnya
UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Bumi Serepat Serasan, menjadi salah satu mesin penggerak pertumbuhan ekonomi. Tercatat dari tahun 2018 hingga 2019 pinjaman kredit mengalami pertumbuhan mencapai 214 miliar.

Jika di presentasikan lebih kurang 35,91 persen, tahun 2017 hingga 2018 sekitar 168 miliar dan di tahun 2018-2019 meningkat lebih kurang 46 miliar.

Ini adalah salah satu program Sentra ekonomi rakyat, perputaran transaksi perbankan meningkat dan efeknya pertumbuhan ekonomi yang terjadi di masyarakat. Sementara itu pertumbuhan ekonomi mencapai 6,16 persen diatas laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan sebesar 5,71 persen, nomor dua setelah Kabupaten Muara Enim sebesar 7,02 persen. (wmg02)

Pos terkait