Isu Heri Amalindo Bukan Putra Daerah Ternyata HOAX, Ini Fakta Sebenarnya

  • Whatsapp

PALI – SUMSELGO | Beberapa hari ini beredar kabar hoax melalui media sosial seperti Facebook dan WhatsApp Group yang menyebut bahwa Heri Amalindo bukan putra asli PALI dan berasal dari Lahat. Namun setelah ditelusuri ternyata kabar tersebut adalah hoax. Terbukti bahwa ayah Heri Amalindo merupakan putra asli Sukarami Kec Penukal Utara dan ibunya berasal dari Air Itam Kecamatan Penukal Utara.

Isu yang beredar tersebut sepertinya sengaja disebar secara berantai. Belum diketahui darimana isu tersebut berasal. Seperti pada postingan salah satu akun facebook Deffry.
Akun tersebut memposting biodata empat kandidat Bupati dan Wakil Bupati PALI.

Muat Lebih

Dalam postingannya biodata Heri Amalindo disebutkan bahwa ayah Heri Amalindo berasal dari Desa Sukarami Kabupaten MUBA dan Ibu Zainama yang berasal dari Lahat.

berikut isi postingan tersebut :

LANJUTKAN VS PERUBAHAN

Slogan masing-masing kandidat memang menarik bagi masyarakat PALI.

Calon Bupati
Ir. H. Heri Amalindo MM.
Lahir : Lahat 24 September 1963
Bapak : ilyas Asal Desa Suka Rami MUBA
Ibu. : Zainima Asal LAHAT

Calon Wakil Bupati
Drs. H. Soemarjono
Lahir. : Blora JAWA TENGAH
Bapak :
Ibu :

….. dan seterusnya.

postingan di media sosial yang ternyata hoax

Menyikapi hal ini saat redaksi mencoba mencari kebenaran isu tersebut. Saat mengkonfirmasi, Heri Amalindo pun langsung membantah.

Menurut Heri, Ibunya bukan bernama Zainama tapi Khadijah dan merupakan warga asli Air Itam. Sedangkan ayahandanya berasal dari Desa Sukarami Kecamatan Penukal Utara. Bahkan almarhum ayahandanya dimakamkan di Desa Sukarami.

“Ibu saya Khadijah asli Air Itam dan bisa di cek disana karena keluarga kami masih banyak” terang Heri Amalindo.

SUMSELGO juga sempat menghubungi Irzan Effendi mantan Kepala Desa Air Itam. Menurut Irzan, ia mengetahui betul bahwa Heri Amalindo adalah anak pasangan Khodijah dan Ilyas Hamzah.

“Pak Heri memang asli Air Itam, orang tua Khadijah itu saudara kandung kakek saya. Makanya saya tahu persis” terang Irzan.

Irsan juga menjelaskan, Heri Amalindo terdiri dari 9 bersaudara pasangan Khadijah dan Ilyas Hamzah.

Khadijah sendiri merupakan anak ketujuh dari delapan saudara dari pasangan Makiam dan Mat Dayat alias Dapat. Delapan bersaudara tersebut masing-masing : Dahalik, Mase’ah, Usman, Achmad, Dayu, Asidah, Khadijah dan Siti Zuraidah. Dari delapan bersaudara ini, anak kedua yaitu Mase’ah adalah istri mantan gubernur Sumatera Selatan Asnawi Mangkualam.

“Makiam ini sendiri delapan bersaudara dari Madrun bin Mandarin Marindu. Jadi silsilah keluarga kami sangat lengkap. Salah betul kalau disebut orang Lahat” tambah Irzan.

Seementara Ayah Heri Amalindo adalah H Ilyas Hamzah bin Batal bin Bahri bin Jakalam. Semuanya berasal dari Desa Sukarami Kecamatan Penukal Utara.

“Makam Pak Ilyas Hamzah masih ada di Desa Sukarami PALI bukan di MUBA” tegasnya.

Sementara itu, H Nang Ali Solihin mantan Bupati Muara Enim juga memberikan pernyataan serupa. Tokoh pemekaran kabupaten PALI itu menegaskan bahwa dirinya sudah lama mengenal keluarga Heri Amalindo.

“Ilyas Hamzah itu seorang polisi, kami sama-sama bekerja di Pemprov Sumatera Selatan. Saya di Biro Umum sementara Pak Ilyas Hamzah di bagian kendaraan. Sejak Heri masih kecil saya sudah akrab dengan keluarganya” ujar Nang Ali.

Tidak hanya itu, meskipun mereka sering berpindah-pindah tugas namun komunikasi berjalan baik.

“Sebagai polisi Pak Ilyas Hamzah sering pindah tugas. Pernah bertugas di Prabumulih dan Lahat. Nah, Heri itu lahir di Lahat saat orang tuanya bertugas di Lahat. Jadi bukan ibunya orang Lahat tapi lahir di Lahat karena mengikuti tugas orang tuanya” terang Nang Ali Solihin.

“Saya tahu persis keluarga Heri karena kami juga masih satu keluarga. Saya jamin, kabar yang beredar itu hoax belaka” tukas Nang Ali yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Musi Rawas tersebut. (*/1a)

Pos terkait