Pangdam II/Sriwijaya Dimuasi, Gubernur Lepas Pangdam Mayjen TNI  Irwan 

  • Whatsapp
"https://www.sumselgo.com/wp-content/uploads/2020/03/5-program.jpg"

Palembang , SUMSELGO | Gubernur Sumsel H. Herman Deru memberikan rasa hormat mendalam dan apreseasi untuk Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan atas dedikasi dan kontribusinya selama menjalankan tugas Bumi Sriwijaya sebagai Pangdam.

“Beberapa hari yang lalu saya sudah mendapat info bahwa Pangdam akan alih tugas ke Mabes TNI. Saya merasa kehilangan, kita bermitra itu bukan hanya tugas tapi juga kekompakan sudah terbangun. Banyak yang sudah abang perbuat untuk daerah ini. Saya bukan kehilangan mitra tapi sahabat,” kata Gubernur Sumsel H. Herman Deru menerima Kunjungan Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (30/7) dalam rangka silaturahmi dan pamit pindah tugas.

Muat Lebih

Bahkan lanjut Gubernur Herman Deru dirinya bersama Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan sebelumnya  sudah merencanakan gagasan yang besar bahkan akan menjadi catatan sejarah di Provinsi Sumsel.

Dalam waktu dekat keduanya telah merencanakan cita-cita besar yaitu program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan secara masif di Sumsel.

Namun mengingat Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan akan alih tugas program ini akan dilanjutkan oleh Pangdam II/Sriwijaya yang baru. Program TMMD akan memprioritaskan infrastruktur baik dari aspek perekonomian, aspek pendidikan dan kesehatan.

“Jadi ada cita-cita besar yang akan menjadi catatan sejarah dan sudah direncanakan saya bersama Pangdam akan membuat TMMD dengan skala besar. Jadi sebuah pembangunan yang dilaksanakan masif se Sumsel. Itu yang akan dikerjasamakan melalui pola TMMD dengan TNI Kodam II/Sriwijaya untuk semua aspek infrastruktur yang belum terjama, bisa itu jalan perekonomian kemudian jalan yang sifatnya fasilitas bagi anak-anak sekolah,” ungkap HD.

Tak hanya itu, lanjut HD di dalam program TMMD ini nantinya bukan hanya membangun  jalan dan jembatan saja namun juga termasuk bangunan gedung sekolah yang belum layak akan dibantu melalui program TMMD. Begitu juga program kesehatan dan bidang  olahraga.

“Nanti kita akan kerjasama dengan Jasdam yang selama ini terkelola akan kita penuhi fasilitasnya sehingga menjadi lapangan presentatif yang dimilki Kodam tapi dapat dimanafatkan oleh semua lapisan. Baik itu TNI/Polri, ASN, masyarakat. Jadi lapangan yang diperetukan bersama. Nah ini yang menjadi cita-cita dan tercatat bagi masyarakat Sumsel dan akan dilanjutkan oleh Pangdam II/Sriwijaya yang baru,” ungkapnya.

Melalui silaturahmi inilah, HD menilai akan  menimbulkan gagasan- gagasan terutama keluar dari Pangdam Mayjen TNI Irwan sehingga diimplementasikan oleh Gubernur Herman Deru dalam kerjasama baik itu dari aspek ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

Selain itu, HD juga menilai banyak sekali yang dirasakan masyarakat atas kerja Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan salah satunya memelihara label Sumsel zero konflik.

“Yang dirasakan masyarakat adalah Pangdam bersama ajajaran tetap bisa memelihara label Sumsel zero konflik. Karena zero konflik warisan leluhur yang kita teruskan dan di zaman Pangdam tidak tercoret,” tutupnya.

Sementara itu, Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru atas kerjasama dalam menjalankan tugas di Provinsi Sumsel.

Menurut Irwan, tugas TNI selain perang adalah membantu Pemerintah Daerah baik dari sisi keamanan termasuk juga program yang telah digagas seperti TMMD.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur atas kerjasamanya selama ini. Tugas kita selain perang adalah membantu pemerintah termasuk program TMMD,” katanya.

Irwan, mengaku selama menjalankan tugas komitmen yang dipertahankan adalah menjaga zero konflik di Sumsel termasuk juga meminimalisir kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin bagaimana zero konflik ini adalah komoitemn kita dan dipertahankan, maka kita jaga Simsel ini tetap terkendali. Tugas pilkada sudah kita siapkan dari sekarang dan begitu juga karhutla kita terus meminimalisir. Saya terimakasih sekali arahan dari Pak Gubernur dan dukungannya dengan begitu walau tidak bertugas bersama namun kerjasam ini masih kita lanjut,” tutupnya.

Panglima TNIMarsekal TNI Hadi Tjahjanto merotasi 181 perwiranya. Dari ratusan perwira menengah (Pamen) dan perwira tinggi (Pati) yang dirotasi, ada nama Mayjen TNI Irwan.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/588/VII/2020 tanggal 27 Juli 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia. (ril)

Pos terkait