Limbah PT GBS Diduga Cemari Lingkungan

  • Whatsapp
Salah satu warga Perambatan saat menunjukan limba diduga milik limba PT MHP. FOTO/IST
"https://www.sumselgo.com/wp-content/uploads/2020/03/5-program.jpg"

PALI, SUMSELGO | Belum usai problem dengan Kelompok Tani Sinar Meriu Desa Batung Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yang  menuntut pihak PT Golden Blossom Sumatera (GBS) untuk mengembalikan lahan seluas 1.150 hektar, diduga teralh di serobot. Kini,  Warga Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mempertanyakan adanya limbah cair milik PT GBS itu.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pengawal Merah Putih (PMP) Saparudin, bahwa pengecekan langsung ke lokasi yang berada di Divisi 2 Blok 27 Musi Makmur PT GBS di wilayah Desa Prambatan, ada limba  milik PT GBS camri lingkungan.

Muat Lebih

“Penampungan dilakukan PT GBS kami nilai cukup keliru, saat  turun hujan air menjadi pasang, maka limbah cair ini meluap mengalir ke aliran sungai,” tegasnya. Selasa (7/7).

Ia meminta instansi terkait turun langsung kroscek kondisi dilapangan pengelolaan limbah cair PT GBS tersebut.

“Lakukan pengecekan sudah standar atau belum. Kami mencurigai adanya kelalaian yang dilakukan pihak perusahaan dan ini sudah lama berlangsung,” ujar Saparudin.

Terpisah  Staff Humas PT GBS Edi Paris mengatakan, bahwa pengelolaan limbah cair tersebut sudah standar dengan menyediakan tangki yang telah di berikan bakteri untuk menurunkan Ph cairan tersebut atau menetralkan limbah cair tersebut.

“Kita sudah melakukan prosedur sesuai standar dalam pengelolaan limbah cair tersebut. Kalaupun memang ada limbah cair yang keluar dari tangki pengelolaan, itu merupakan limbah yang sudah netral atau Ph yang sudah normal,” terangnya kepada awak media. (ril/wmg02)

Pos terkait