Komisi IV DPRD Muba Sambangi Satgas Covid-19, Dialog Sharing Kinerja Percepatan Pencegahan Corona di PALI

  • Whatsapp

PALI, SUMSELGO | Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), sambangi Kabupaten PALI. Kedatangan mereka yakni dialog sharing terkait kerja Tim Gugus Tugas Covud-19 dalam percepatan penanganan pendemi wabah Virus Corona Desease (Covid-19), Kamis (4/6/2020) di ruang rapat kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Dalam dialog tersebut, sedikitnya 17 orang diantaranya Ketua DPRD Muba Sugondo dan anggota Komisi IV dan staf, mengakui kerja keras tim Gugus Tugas Covid-19 dalam penanganan Covud-19 sejak beberapa bulan belakangan mampu menekat penyebaran Corona di Bumi Serepat Serasan, begitu juga PALI masuk daftar Kemnkes RI sebagai zona hijau dan new normal.

Muat Lebih

Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten PALI Junaidi Anuar ditemui usai kegiatan tersebut menerangkan, sebelumnya pihaknya sudah menerima pemberitahuan kedatangan teman-teman dari DPRD PALI, kedatangan adalah lebih ke dialog sharing bertukar informasi dalam hal kerja tim Gugus Tugas PALI dalam memutus mata rantai Corona di Bumi Serepat Serasan.

Ia menjelaskan di forum, secara kewilayah mewabahnya korona saat ini jadi perhatian serius Pemkab PALI begitu juga percepatan pembangunan di PALI, bersama seluruh komponen masyarakat begitu juga media, TNI, Polri dilibatkan dalam Satgas Covid-19.

Sejak mulainya pendemi Corona, pimpinan dalam hal ini Bupati PALI H Heri Amalindo melakukan langkah nyata, salah satunya mendirikan pos pantau di setiap pintu masuk Kabupaten, penyemprotan disinfektan, pendekatan dengan masyarakat dan meyampaikan informasi dan himbauan tetang bahaya Corona hingga ke pelosok desa.

“Saya sampaikan PALI sangat serius dalam penanganan penyebaran Virus ini, melibatkan seluruh elemen masyarakat, perusahaan, serta melakukan sosialisasi secara continue,” terang Junaidi.

Dalam pertemuan itu juga Komisi IV DPRD Muba menyinggung cara kerja Gugus Tugas terhadap ASN. Ia meyampaikan Pemkab PALI melakukan monitoring terhadap pelaku perjalanan yang keluar masuk PALI, tidak hanya ASN melainkan juga masyarakat umum dan para sopir-sopir travel.

“Sementara untuk ASN dilakukan pengontrolan salah satunya untuk tidak melakukan perjalan yang dianggap tak begitu penting, selain itu Satgas Covid-19 terus menggalakan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat untuk tetap menjalan protokol kesehatan,” ujar Junaidi. (wmg02)

Pos terkait