Pungli BLT-DD Oknum BPD dan Kadus Diamankan Saber Pungli Polres Musi Rawas

  • Whatsapp

MUSIRAWAS, SUMSELGO | Tim Saber Pungli Polres Musi Rawas berkerjasama Inspektorat mengamankan dua orang tersangka pemotongan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) tahun 2020 di Desa Banpres Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Kedua tersangka tersebut yakni Ahmad Mudori (33), oknum kepala dusun (Kadus) 1 Desa Banpres dan Effendi (33) anggota BPD Desa Banpres.

Muat Lebih

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy, SIK, MAP mengatakan penangkapan kedua tersangka pemotongan BLT-DD  Desa Banpres hasil informasi masyarakat sehingga tim Saber Pungli diketuai Wakapolres Mura, Kompol Handoko Sanjaya SIK beserta Unit Tipikor Satreskrim bekerjasama Inspektorat Pemkab Mura melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap keduanya. Minggu (31/05/2020) sekitar pukul 14.00 WIB, dirumahnya masing-masing.

Kedua tersangka melakukan pemotongan BLT-DD  sebesar Rp200.000,- terhadap 18 kepala keluarga (KK). Dimana, per KK menerima sebesar Rp600.000,-. Setelah dana tersebut diterima per KK, kedua tersangka kembali mendatangi rumah masing-masing penerima dan menarik uang sebesar Rp200.000,-.

“Banyak dana dan bantuan yang digelontorkan pemerintah khususnya saat pandemik Covid-19 dan aparat kepolisian melakukan pengawasan. Jangan sampai dana dan bantuan tersebut tidak diselewengkan dan tidak tepat sasaran. Apabila terjadi penyimpangan dan dugaan lainnya sekecil apapun yang terjadi jika ada data dan bukti kuat silahkan masyarakat melaporkannya,”jelas Efrannedy dalam press releasenya di Mapolres Mura, Selasa (02/06/2020).

Menurutnya, adapun barang bukti yang diamankan yakni uang sebesar Rp3,6 juta hasil tindak pidana pemotongan BLT-DD yang dilakukan kedua tersangka, sejumlah dokumen desa, dan sejumlah bukti lainnya mendukung tindak pidana yang dilakukan kedua tersangka.

“Kita harapkan partisipasi semua pihak untuk membantu memberikan informasi terkait penyimpangan dana dan bantuan yang digelontorkan. Kami penegak hukum menindak tegas pelaku pungli maupun tindak pidana korupsi,”tegas Efrannedy.

Sementara itu, Inspektorat Bagian Pengaduan Masyarakat (Irban-Dumas), Tulhasan menuturkan pihaknya melihat hasil penyidikan yang dilakukan aparat Polres Mura. Jika sudah ada hasilnya semua diserahkan ke aparat kepolisian.(wmg011)

Pos terkait