New Normal PALI Siap,  Heri Amalindo: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan, Ketaatan Warga Membantu Minimalisir PDP

  • Whatsapp
FOTO/DOK Bupari PALI H Heri Amalindo saat siosialisasi Covid-19 beberapa waktu lalu.

PALI, SUMSELGO | Indonesia akan memasuki fase NEW NORMAL  yakni skenario untuk mempercepat penanganan COVID-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi dan percepatan pembangunan. Empat Provinsi 25 kabupaten/kota dua diantaranya Palembang dan Prabumulih. Tidak tertutup kemungkinan Kabupaten PALI guna menyiapkan kedisiplinan masyarakat menyongsong new normal.

Selain empat Provinsi dan 25 kabupaten/kota, daerah yang R0 (jumlah reproduksi virus) kurang dari 1 (satu), dapat menerapkan new normal. Artinya, Pemerintah daerah diizinkan untuk mempersiapkan new normal jika daerah mereka berada di tingkat moderat atau sedang sesuai dengan  SOP untuk skenario new normal.

Muat Lebih

New Normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal namun dengan menerapkan protokol kesehatan dengan tujuan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19

Sejak pemdemi Corona masyarakat perubahan ekstrem memberikan dampak yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat sementara  vaksin Covid-19 ini masih dikembangkan.

Dijumpai dikediamanya, dibilangan Simpang Raja, Kecamatan Talang Ubi, Kamis (28/5/2020)  Bupati PALI H Heri Amalindo mengungkapkan dalam skenario mencegah penularan, langkah-langkah inti protokol kesehatan masyarakat dapat tetap diterapkan. PALI sejak tiga bulan terakhir sudah berupa maksimal dalam memutus mata rantai Covid-19, ia apresiasi rekan-rekan Gugus Tugas  yang bekerja 24 di lapangan.

“New Normal, bahkan sejauh ini  sudah dilakukan perencanaan bahkan SOP untuk skenario new normal. Artinya apa, setelah tahapan-tahapan perencanaanya matang barulah nanti akan diajukan ke pemerintah pusat dan Provinsi,” ujarnya.

Ada poin penting dalam new normal untuk Kabupaten PALI sambung Heri Amalindo, diantaranya peningtakan mutu SDM,  perkonomian (ekonomi produktif, UKMK, transaksi jual beli), kesehatan, pelayanan publik dan pembangunan terus berjalan di tengah pedemi saat ini.

“Jadi itu, bersiap untuk transisi menuju new normal, melanjutkan pendekatan seluruh pemerintah dan dukungan, kedisiplinan, ketaaatan masyarakat sangat penting, dan kita akui beberapra bulan terakhir Satgas Covid-19 sudah melakukan hal itu, sehingga pada pelaksaanya dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain dari pada itu, tugas kita bersama khsunya Gugus Tugas tetap meningkatkan kinerja dana percepatan penanganan Corona. Deteksi cepat Covid-19, menguji, isolasi, merawat dan melacak kontak (tracing) dan sosialisasi yang massif.

“Masyarakat tetap menggunakan masker saat bepergian, jaga jarak dan hindari kerumunan dan berpergian ke daerah zona merah jika tidak ada keperluan mendesak. Meskipun PALI tak lagi zona hijau masyarakat seharusnya bisa lebih sadar dan disiplin serta mengindahkan himbauan pemerintah, hal ini muarahnya untuk menekan jumlah PDP,” harapnya sembari mengutarakan dengan dukungan semua pihak, PDP di kabupaten PALI tak bertambah. (ril/wmg02)

Pos terkait