Legislator Sri Kustina Datangi Dapil 2 Sumsel, Serap Aspirasi Keliling Desa dan Sosilaisasi Pencegahan Virus Corona atau Covid-19

  • Whatsapp
Hj Sri Kustina melakukan kunjungan kerja di lima desa, dinataranya, Desa Prabu Menang, Lubuk Tampui, Karang Tanding, Desa Tanding Marga, dan desa Kota Bar, Serap Aspirasi Keliling Desa dan Sosilaisasi Pencegahan Virus Corona atau Covid-19.

PALI, SUMSELGO | Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari Partai NasDem Dapil II Sumatera Selatan, Ir. Hj. Sri Kustina Heri Amalindo, sambangi beberapa desa di Kabupaten PALI yang notabene masuk wilayah daerah pemilihan (Dapil) 2 Sumsel berdialog langsung untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam kesempatan itu juga, Ir. Hj. Sri Kustina mensosoalisasikan pencegahan virus Corona (COVID-19) yang saat ini tengah diserukan dan membutuhkan gerak cepat pemerintah yang terukur, terkoordinasi, dan sesuai standar protokol World Health Organization (WHO).

Muat Lebih

kunjungan kerja perseorangan masa reses II masa sidang tahun 2019-2020, Minggu 15 Maret 2020, adapun kujungan kerja tersebut diagendakan ke Desa Tambak Kecamatan Penukal Utara dilanjutkan ke Desa Sukarami, Desa Tanjung Baru, dan tiga titik di Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara.

 

Sejak wabah ini merebak, Sri Kustina pada setiap kesempatan mengingatkan dan menghimbau kepada seluruh masyarkat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran wabah virus Corona muali dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar. Selalu waspada kemudian selalu menjaga pola hidup sehat.

Ia berahrap dalam upaya-upaya penangananya di lakukan secara terukur dan memenuhi standar WHO. Namun, gerak cepat dan kesigapan penanganan dampak Corona ini harus dilakukan secara cermat tanpa menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Hj Sri Kustina dan Bupati PALI H Heri Amalindo bersama masyarakat.

“Oleh karena itu pada kesempatan ini juga kami mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat, tokoh agama untuk bersama-sama menjadi motor pengerak pencegahan virus Covid-19,” ujarnya.
Selain itu juga ia mengajak pemerintah meningkatkan aksi pencegahan dan penyebaran Virus Corona, khususnya di kabupaten PALI Sumsel umumnya.

“Sehingga dapat mencegah sejak dini baik itu melakukan pendataan warga yang datang dari luar daerah khsusnya kota yang sudah terpapar Corona. Kemudian dilakukan aksi nyata baik itu pencegahan dan melakukan tindakan isolasi bagi penderita yang positif Corona, selanjutnya dilakukan tindakan medis,” ungkapnya.

Sri Kustina fpto bersama Kader Partai NaDem.

Dia juga mengapresiasi pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir yang sudah melakukan aksi nyata, gerak cepat membentuk Satgas pencegahan Virus Corona yang dipimpin langsung bapak Bupati PALI H Heri Amalindo.
“Saya apresiasi gerak cepat dan langkah nyata pemkab PALI dan jajaran membentuk pencegahan wabah virus Corona. Sehingga peran pemerintah dalam mengatasi wabah Corona berjalan efektif, maksimal, terkoordinasi, serta memenuhi protokol pencegahan dan penindakan sesuai standar WHO,” ungkapnya.

Sementara itu, kegiatan reses tersebut dikemas dalam kunjungan kerja perseorangan masa reses II masa sidang tahun 2019-2020, Minggu 15 Maret 2020, adapun kujungan kerja tersebut diagendakan ke Desa Tambak Kecamatan Penukal Utara dilanjutkan ke Desa Sukarami, Desa Tanjung Baru, dan tiga titik di Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara.

Anggota Komisi VII DPR RI Sri Kustina kunjungan kerja perseorangan masa reses II masa sidang tahun 2019-2020.

Kemudian keseokan harinya, Senin 16 Maret 2020 Hj Sri Kustina melakukan kunjungan kerja di lima desa, dinataranya, Desa Prabu Menang, Lubuk Tampui, Karang Tanding, Desa Tanding Marga, dan desa Kota Baru.
Kegiatan itu tentunya menghadirkan narasumber berkompeten dari pemerintah daerah, pihak Pertamina dan PLN. Dialog tersebut juga dihadiri Bupati PALI H Heri Amalindo.

Seperti biasa, pada kunjungan -kunjungan kerja sebelumnya, Sri Kustina meyampaikan kujungan kerja perseorangan tersebut tujuanya penyerapan aspirasi dari masyarakat, yang nantinya kita akan sampaikan ke pusat dalam hal ini mitra kerja Komisi VII DPR RI, diantaranya Kementrian ESDM.

“Beberapa point dan kami catat permasalahan dari masyarakat diantaranya mahalnya biaya listrik, dimana masyarakat ingin subsidi dikembalikan. Kemudian ada keluhan Gas LPG mahal dan sering putus, harga BBM subsidi juga mahal dan masyarakat berharap POM mini yang ada di desa-desa segera difungsikan juga permasalahan air bersih, dalam hal ini masyarakat juga ingin jalur PDAM masuk desa-desa, kita tampung dan akan di perjuangkan,” ujarnya.

Sri Kustina foro bersama warga usai memberikan bantuan makanan tambahan kepada warga.

Dia meyampaikan, dari paparan pihak PT. PLN menyatakan subsidi listrik tetap masih berlaku di PLN. Hanya saja tidak seluruh masyarakat mendapat subsidi.

“Artinya, ada kriteria-kriteria masyarakat yang “Artinya, ada kreteria-kreteria masyarakat yang berhak mendapatkan PLN bersubsidi. Dan tentunya dalam hal ini adanya koordinasi dengan pemerintah daerah sehingga proses tersebut berjalan drngan baik dan tepat sasaran,” terang Sri Kustina. (ril/wmg02)

Facebook Comments

Pos terkait