Bupati PALI Ajak Kades dan Lurah Cegah Stunting

  • Whatsapp

PALI, SUMSELGO | Pencegahan Stunting saat ini tengah menjadi program pemerintah pusat, begitu juga di Bumi Serepat Serasan. Kekurangan gizi pada masa kanak-kanak berkonsekuensi kepada keberlangsungan tunbuh kembang anak. Stunting memengaruhi kapasitas belajar pada usia sekolah, risiko penyakit kronis, bahkan produktivitas ekonomi.

Saat pengukuhan duta Stunting Kelurahan yang di pusatkan di Halampan Kantor Camat, Talang Ubi, PALI, Bupati PALI Heri Amalindo mengajak Lurah dan kepala desa (Kades) bersinergi dalam mencegah stunting. Karena menurutnya Stunting bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah melainkan semua elemen masyarakat.

Muat Lebih

“Artinya apa, dalam mewujukan percepatan pencegahan stunting perlu kersajasa yang baik dengan seluruh elemen masyarakat kerjasama yang baik dalam penanganan Stunting” katanya. Rabu (5/2/2020).

Sementara itu, dr Choirunisa Lubis salah satu dokter yang bertugas di Puskesmas kecamatan talang ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat mengisi materi menyampaikan pemcegahan
Stanting dimulai dari masa kehamilan bisa langsung di pantau, perkembangan dan asupan ibu hamil, setelah melahirkan masih dalam usia 0-6 menjadi sasaran, kemudian sasaranya usia 6- 23 bulan diberikan makanan pendamping.

“Tugas kami adalah melakukan pendampingan serta meruba prilaku ibu dan pola pengasuhan. Yang muaranya adalah peningkatan gizi,” ujarnya.

Kemudian tahap selanjutnya melakukan oemantauan pengobatan, dimana anak-anak renta diare. Kemudian dilakukan pendampingan dan oemantaua oerkembangan anak sampai 1000 hari kehidupanya.

“Dampak dari kekurangan gizi pada masa kanak-kanak berkonsekuensi bukan saja di usia kecil anak, tetapi berdampak pada sepanjang hidupnya. Stunting memengaruhi kapasitas belajar pada usia sekolah, nilai dan prestasi sekolah, upah kerja pada saat dewasa, risiko penyakit kronis seperti diabet, morbiditas dan mortalitas, dan bahkan produktivitas ekonomi,” bebernya.

Terpisah ketua TP.PKK Kecamatan Talang ubi yang juga duta stunting kecamatan Talang Ubi Rita Hartini mengatakan jika di awal program pasca di kukuhkan duta stunting, pihaknya akan berkoordinasi terlebi dahulu dengan instansi-instansi terkait.

“Karena kami baru mendapatkan penyematan dari duta stunting kabupaten dii awal bulan satu.Maka kami juga akan bekerjasama dengan duta-duta stunting yang pada hari ini dikukuhkan,kepala desa dan kelurahan. Selain itu kami juga akan bekerjasama dengan Puskesmas dan dinas kesehatan,” imbuhnya.(cr)

Facebook Comments

Pos terkait