Prioritas Keselamatan Warga Terdampak Banjir dan Siagakan Petugas di Posko

  • Whatsapp

PALI, SUMSELGO | Pasca belum surutnya luapan air Sungai Lematang, yang menggenangi  perkampungan Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, PALI, Pemkab PALI, melalui petugas BPBD, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, Sat Pol PP  siaga posko dalam penanganan warga yang terdampak bajir.

Sekda PALI, Syahron Nazil menuturkan sebagai langkah penanganan warga terdampak banjir pihaknya mengutamakan penanganan keselamatan warga, melakukan evakuasi warga di pemukiman dan pengecekan kesehatan dan siagakan posko. Selain itu ia  berharap petugas dilapangan sigap dan bergegas membantu proses evakuasi warga bilamana didarurat.

Muat Lebih

“Kita akan berusaha membantu warga warga terdampak banjir akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya air sungai Lematang,” katanya disela-sela saat memantau langsung banjir musiman itu, Rabu (28/1/2020).

Dilapangan pihaknya sambung Syahron menyediakan layanan untuk menyampaikan informasi maupun permohonan bantuan warga terdampak banjir. Dia menjelaskan Desa Curup Kecamatan Tanah Abang yang cukup parah. Diakui Sekda bahwa imbas banjir sudah ada beberapa keluarga yang telah mengungsi, namun sebagian besar masih bertahan di rumahnya masing-masing.

“Kita dirikan posko, dan langkah selanjutnya kita tengah lakukan kajian termasuk untuk cari solusi penanganan  banjir yang biasa di alami warga khususnya di desa Curup, karena perkampungan beredekatan dengan tepian sungai,” ujarnya.

Ia menambahkan dengan adanya banjir musiman ini, pihaknya fokus penanganan pasca banjir,  kedepan antisipasi banjir mendatang seperti apa itu yang akan di evaluasi karena musim hujan belum selesai. Oleh sebab itu, pihaknya mengajak seluruh komponem masyarakat berkoordinasi dan komunikasi dalam penanganan pasca banjir musiman itu.

“Dampak yang dominan dari banjir adalah masalah kesehatan, seperti diare, gatal-gatal, maupun penyakit-penyakit lain yang akan terdampak muncul. Ini nantinya yang akan diakomodir oleh tim kesehatan dalam antisipasi dan penangananya.

“Petugas akan datang rumah-rumah warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan memberikan bantuan medis yang dibutuhkan warga terdampak banjir,” terang Syahron. (rel/**)

Pos terkait