Sebar Personil di Titik Rawan Bencana, Ratusan Tim Gabungan Apel Kesiapsiagaan Bencana Longsor dan Bajir

  • Whatsapp
Sekda PALI, Syahron Nazil, Dandim 0404/Muara Enim Letkol Inf. Syafruddin, Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi dan Kepala BPBD PALI Junaidi Anwar saat memantau kesiapan peralatan.
"https://www.sumselgo.com/wp-content/uploads/2020/03/5-program.jpg"

PALI, SUMSELGO| Ratusan tim gabungan, TNI, Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, Damkar, Dinsos, Linma, RSUD Talang Ubi, melaksanakan apel kesiapsiagaan dan peralatan untuk mengantisipasi dan menanggulai bencana  alam, banjir longsor yang kemungkinan terjadi di Bumi Serepat Serasan.

Apel dipimpin langsung Dandim 0404/Muara Enim Letkol Inf. Syafruddin, Komandan Apel Ipda Supardjo, berlangsung  di lapangan eks Bandara Stanvac, kelurahan Handayani Mulya, PALI, Selasa (13/1/2020).

Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi  SIK didampingi Sekda PALI, Syahron Nazil dan Kepala BPBD PALI Junaidi Anwar menjelaskan  apel kesiapsiagaan gelar pasukan & peralatan penanggulangan bencana banjir, tanah longsor  dan angin puting beliung yang kemungkinan terjadi di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir PALI.

Persiapan perlengkapan BPBD PALI untuk penganggulangan bencana.

Apel tersebut dalam rangka mengecek persiapan personil dan peralatan yang digunakan baik dalam pencehan bencana ataupun penanggulangan bencana di wilayah PALI. Tin gabungan nantinya akan siaga dan di tugaskan pada pos-pos atau titik-titik rawan bencana.

“Ini dalam rangka mempersiapkan SDM dan peralatan untuk penanggulangan bencana,” katanya.

Dijelaskanya,  personil yang disiagakan diantaranya, TNI, Polri, BPBD, tim kesehatan, Pol PP, Damkar, pihak Pertamina, Camata dan Kades.

Ia berharap, tim gabungan nantinya dapat  bekerjasama dan  menjalankan tugas sehingga penanganan terhadap bencana dapat lebih cepat, tepat. Juga tak kala pentingng peran serta seluruh elemen masyarakat, kolaborasi dan koordinasi dilapangan yang paling penting.

Yudhi menambahkan, dari data yang ada ada beberapa titik yang dianggapnrawan banjir dan penggerusan tanah. 10 Desa di Keamatan Tanah Abang,  4 Desa di Kecamatan  Penukal Utara rawan banjir, 2 Desa di Kecamatan  Penukal, 3 Desa di Kecamatan  Abab dan  ada beberapa titik di Kecamatan Talang Ubi rawan banjir akibat tegenang air hujan.

“Artinya,  dengan data yang ada perlu kesiapsiagaan terhadap bencana untuk mengurangi jatuhnya korban dan dapat diminimalisir dengan cara meningkatkan kesiapsiagaan dan kesadaran masyarakat, dan personil nantinya akan disiagakan di lokasi-lokasi tersebut,” ujar Kapolres. (rel/wmg02)

Pos terkait