Uang Transport Guru di PALI Sudah Masuk Rekening Guru

  • Whatsapp
Foto Ilustrasi - Bupati PALI Heri Amalindo dan Anggota DPR RI Sri Kustina saat menghadiri acara bersama para guru beberapa waktu lalu di Talang Ubi
"https://www.sumselgo.com/wp-content/uploads/2020/03/5-program.jpg"

PALI – SUMSELGO | Para guru di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akhirnya tersenyum bahagia. Betapa tidak, dana transport guru yang selama ini ditunggu, kini sudah masuk ke rekening mereka masing-masing.

“Dana transport guru untuk triwulan kedua sudah cair dan sudah masuk ke rekening para guru” kata Kamriadi SPd, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Senin (16/12/2019).

Muat Lebih

Dana transport tersebut memang belum seluruhnya di cairkan, masih ada enam bulan lagi yang masih dalam proses pencairan.

“Untuk enam bulan sisanya sudah dalam proses, tidak lama lagi akan masuk rekening para guru juga” tambah Kamriadi.

Kamriadi juga mengucapkan terima kasih atas pengertian para guru atas keterlambatan pencairan ini. Keterlambatan ini juga bukan disengaja, namun keterbatasan cash flow Pemkab PALI akibat tersendatnya transfer dana dari pusat.

“Buktinya dibayar juga. Bahkan terjadi kenaikan hampir dua kali lipat. Bila tahun sebelumnya hanya Rp 300ribu, tahun ini meningkat menjadi Rp 800ribu per bulan” terang mantan Kepala SMAN 1 Talang Ubi tersebut.

Sebagaimana diketahui, uang transport guru yang ditingkatkan Bupati Heri Amalindo dari 300ribu menjadi 800 ribu per bulan, untuk tahun 2019 baru dibayar tiga bulan. Dan saat ini pembayaran telah masuk ke rekening para guru. Sementara sisanya akan segera dibayar dalam beberapa hari kedepan.

Kegembiraan para guru ini diungkapkan oleh Nirwana, Kepala PAUD Terpadu Alhamdi Talang Ubi. Kepada SUMSELGO, Nirwana mengaku sangat bersyukur uang transport tersebut sudah masuk rekeningnya.

“Tadi sudah cek saldo. Benar uangnya sudah bertambah. Alhamdulillah nanti uangnya bisa dipakai untuk membayar uang kuliah di UT” terang Nirwana.

Senada dengan Nirwana, hal yang sama juga diungkapkan Yeti Hermita, guru SMPN 3 Abab.

“Sepertinya Pak Bupati sudah tahu nian kantong kami guru sudah tipis. Hahaha..” ujar Mita, panggilan akrabnya.

Mita mengaku sedari awal dirinya sudah yakin uang transport tersebut bakal segera dibayar.

“Kami positive thinking, kami percaya Pemkab pasti memikirkan nasib kami. Kalaupun agak terlambat pasti ada alasan kuat. Buktinya kan sekarang sudah kami terima. Dan mudah-mudahan enam bulan sisanya segera menyusul” ujar Mita penuh harap. (*)

Pos terkait