Belajar Di Bogor Produksi Tempe Warga Talang Jepit Meningkat, Nyaris Sudah Tersebar di Wilayah PALI

  • Whatsapp
Satu peserta pelatihan Parmi pemilik home industri tempe saat menunjukan produk tempe buatanya.

PALI, SUMSELGO | Program Bupati Kabupaten Penukal  Abab Lematang Ilir (PALI), H. Heri Amalindo MM, berupaya mensejahterakan para Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bumi Serepat Serasan melalui  Dinas Koperasi dan UKM, pelan-pelan terus mengirim  warganya untuk mengikuti  berbagai daerah di Indoensia.

Salah satu contoh, lima orang warga Talang Jepit,  Kelurahan Talang Ubi Selatan,  Kecamatan Talang Ubi, diikutkan pelatihan di Rumah Tempe Indonesia di Bogor.

Muat Lebih

Selama enam hari warga PALI diberi pelatihan yang lebih higenis dalam pemgolahan tempe, dan juga tempa bisa di olah menjadi berapa macam makanan.

“Dengan program Bupati PALI,  kita telah melatih salah satu UKM tempe di PALI,  mengikuti pelatihan di Bogor,  untuk menciptakan pengolahan tempe menjadi lebih higenis lagi,” ungkapnya Kadinkop  UMK Heri Saputra saat di temui di ruang kerjanya.  Selasa(10/12)

Dijelaskanya, saat ini pihkanya terus  berupaya untuk melakukan pemasaran, dengan hasil olahan tempe dari lima warga PALI yang telah kita latih itu.

“Setalah mengikuti pelatihan pengolahan tempe itu,  saat ini sudah kita lakukan pembuatan di PALI,  dengan hasil yang baik,  untuk pemasaran kita akan bantu dengan cara promosikan melalui media dan melakukan penitipan diberapa mini market,” katanya

Lebih lanjutnya, berharap agar Kabupaten PALI bisa menjadi rumah tempe higenis di Sumsel.

“Kedepannya kita akan terus menciptakan produk tempe yang baik,  agar bisa menjadi contoh di Kabupaten/Kota di Sumsel, untuk bisa belajar mengolah tempe di Bumi Serepat Serasan,” terang Heri.

Parmi sebelumnya ditemui dirumah produksinya di kawasan Talang Jepit  salah satu yang mengikuti pelatihan pengolahan tempe dibogor mengucapkan terimakasih kepada Bupati PALI, pelatihan itu salah satu  bentuk program pemerintah untuk membumikan  berwirausaha begitu juga guna memumbuhkembangkan UKM di Bumi Serapt Serasan.

“Dengan adanya Program Bupati PALI, melalui Dinas Koperasi dan UKM kami bisa dilatih untuk pengolahan tempe lebih baik lagi,  kami sangat ucapkan terimakasih kepada Bupati PALI,” ucapnya saat di temui  di rumahnya Selasa (10/12/2019).

Diakuinya setelah mengikuti  pelatihan pengolahan tempe di Bogor,  lebih membuat usahanya lebih meningkatkan lagi produksinya dan lebih terjamin lagi kebersihannya.

“Setelah dilatih ini kami telah mengalami peningkatan dalam produksi tempe,  dengan setiap harinya bisa menghabiskan 20 Kg, kedelai yang di olah menjadi tempe, untuk kebersihan kami lebih meningkatkan lagi,” ujarnya.

Lanjutnya untuk pemasaran kita sudah memiliki pelanggan di pasar Pendopo,  dan saat ini juga tempe itu,  sudah di pasarkan di berapa kecamatan di PALI.

“Pelanggan tetap kita ada di pasar Pendopo PALI,  dan saat ini kita sudah ada pelanggan yang berjualan keliling di berapa kecamatan PALI,  dengan sepeda motor,” beber Parmi. (cdn)

 

Pos terkait