KPU Umumkan Persyaratan Jalur Independen, Dua Cabup Diprediksi Ambil Jalur Ini

  • Whatsapp

PALI, SUMSELGO | Tahapan-tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkda) Bupati dan Wakil Bupati PALI sudah dimulai. Desember 2019 KPU PALI sudah mengumumkan persyaratan untuk dukungan calon Bupati dan Wakil Bupati PALI dari jalur independen. Sejauh ini diketahui sudah ada dua Cabup PALI koordinasi dengan penyelenggara pemilu.

Hal itu dibenarkan oleh Ketua KPU PALI, Sunario SE, Rabu (5/12/2019) saat diwawancara awak media usai menggelar sosialisasi pelaksanaan penyelenggaraan tahapan-tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati PALI 2020.

Muat Lebih

“Sudah ada dua bakal calon Bupati yang berkoordinasi dengan KPU, RK, BA, bahkan ada salah satu bakal calon yang dukungnya sudah mencapai 15 ribu dukungan,” terang Sunario.

Pada hari ini, pihaknya juga mensosialisasikan terkait dengan tahapan program dan jadwal pemilihan Bupati dan Wakil Bupati PALI 2020, diantaranya pengumuman untuk lembaga pemantau pemilu, pengumuman persyaratan calon independen dimulai tanggal 3 Desember sampai dengan 16 Desember 2019.

“Itu perlu di garis bawahi, pengumuman penyaratan-persyaratan yang harus dilengkapi oleh calon independen. Seperti dukungan dari masyarakat yang di buktikan dengan penyerahan KTP dari lima kecamatan minimal 13.153,” ujar Sunario.

Sementara untuk pendaftaran seluruh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pada bulan Juni 2020. Sedangkan untuk calon Independan, 19 hingga 23 Februari 2020, dukungan dari calon independen dalam bentuk KTP tersebut diserahkan ke KPU.

“KPU melakukan verifikasi data, barulah pendaftaranya bersamaan dengan calon dari Parpol. Jika hasil verifikasi yang dilakukan oleh KPU bukti dukungan valid barulah mendaftar dan ditetapkan sebagai calon Bupati dan wakil Bupati,” beber Sunario.

Masih kata Sunario, untuk lembaga atau badan pengawas pemilu sampai saat ini belum ada yang mendaftar, namun pihaknya telah membuka pendaftaran untuk pengawas pemilu begitu juga lembaga surver, untuk pendaftaranya waktunya cukup panjang mulai dari hari ini hingga bulan Agustus akhir. Artinya silakan lembaga dari masyarakat untuk mendaftar.

“Nanti akan kita verifikasi kemudian akan kita tepakan sebagai badan pengawas pemilu begitu juga lembaga survey juga harus terdaftar di KPU,” ungkap Sunario. (wmg02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *