Pelatihan Mengurus Jenazah, Program ICMI PALI Selaras dangan Visi Misi Pemkab

  • Whatsapp

PALI, SUMSELGO | Sejumlah perwakilan pengurus masjid dan remaja masjid dan beberapa organisasi kepemudaan yang ada di kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ikuti pelatihan dalam mengurus jenazah yang diselenggarakan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia(ICMI) ORDA, Kabupaten PALI.

Kegiatan tersebut dipusatkan gedung Pesos Kompleks Pertamina Pendopo, Rabu (4/12/2019).

H Hasyim SE, M.Si, Ketua ICMI Kabupaten PALI menuturkan, kegiatan pelatihan mengurus jenazah bertujuan menambah wawasan sekaligus menambah ilmu dalam tatacara mengurus jenazah dengan baik dan benar.

“Saat ini zaman modern  serba digital masyarakat sudah bisa buka  youtobe mudah untuk menemukan cara cara mengurus jenazah, tapi itu hanya teori saja, sedangkan pelatihan ini langsung dipraktekan ahli yang membidangi nya,” ujarnya.

Hasyim menambahkan, Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM sudah meminta kegiatan seperti ini untuk dilaksankan dan hari ini kegiatan terlaksana dengan baik disambut antusias oleh pengurus dan remaja masjid begitu juga organisasi kepemudaan.

“Kegiatan ini baru kami laksanakan karena sudah siap baik secara kepengurusan, dan struktur tentang keanggotaan, bahkan nanti kegiatan seperti ini insyaallah kita adakan satu tahun sekali, tujuanya adalah gunan meningkatkan SDM yakni tentang Islam,” ungkap Hasyim.

Ia berharap, meskipun kegiatan tersebut dilaksanakan satu hari, namun antusias peserta pihaknya apresiasi.

“Artinya kegiatan ini dapat benar benar berjalan dengan baik, praktek mengurus jenazah hingga nantinya dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari khususnya membantu keluarga dan warga sekitar, sehingga dalam praktenya nanti sesuai dengan syariat Islam,” harap Hasyim.

Terpisah, Bupati PALI Heri Amalindo melalui Kusmayadi, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan Dan SDM mengungkapkan, kegiatan ini bagian dari visi misi pemkab PALI dalam mewujudkan PALI Agamis.

“Kita berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan pencerahan untuk anak-anak yang masih minim tentang keagamaan, terkhusus para pelajar dari tingkat SMA untuk mengurus jenazah,”terangnya. (rel/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *