Menangkal Budaya Negatif Dari Era Globalisasi, Sri Kustina Anggota MPR RI Sosialisasi 4 Pilar di PALI

  • Whatsapp
Sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara Jumat bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati PALI.

BERDASARKAN  UU nomor 17 tahun 2014 pasal 5 ayat B, salahsatu tugas pokok anggota MPR RI, yaitu memasyarakatkan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. UU No.17 Tahun 2014 Tentang MD3 (MPR,DPR,DPRD Propinsi dan DPRD Kab/Kota) pada pasal 2 yang menyatakan Anggota MPR RI terdiri dari anggota DPR RI dan DPD RI yang dipilih melalui pemilihan Umum. Sebagai angota MPR RI berkewajiban untuk mensosialisasikan empat pilar berbangsa dan bernegara.

Sri Kustina merupakan anggota DPR/MPR RI periode 2019-2024 daerah pemilihan Sumsel II, dimana salahsatunya yaitu Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumsel. PALI  menjadi daerah pertama digelar sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara Jumat (29/11/2019) bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati PALI.

Muat Lebih

Kehidupan  berbangsa dan bernegara yang dilaksanakan seluruh anggota MPR RI, menunjukkan adanya tanggung jawab bersama dalam memberikan pemahaman tentang nilai-nilai luhur bangsa.

“Sosialisasi 4 Pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di daerah pemilihan anggota MPR RI  adalah dalam rangka membangun sumber daya daerah, agar seluruh penyelenggara pemerintahan dalam proses membangun daerah dilaksanakan dengan mengedepankan nilai-nilai luhur bangsa, sebagaimana yang terdapat di dalam empat Pilar kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Sri Kustina Heri Amalindo saat sosialisasi di hadapan ratusan peserta sosialisasi 4 Pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Aggota DPR RI Hj Sri Kustina meberikan plakat kepada Bupati PALI H Heri Amalindo.

Selain itu, sambung Sri Kustina yang juga Ketua TP PKK PALI, sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara ini dilakukan juga sebagai upaya untuk menangkal budaya negatif dari era globalisasi, yaitu era dimana semua informasi terhubung dengan mudah dan cepat, yang masuk hampir ke semua generasi bangsa, terutama pada kalangan anak muda yang merupakan generasi penerus harapan bangsa dan negara.

“oleh karena itu, saya sangat berharap kepada seluruh peserta kegiatan sosialisasi ini, agar serius mengikuti rangkaian kegiatannya, terutama menyimak materi yang akan disampaikan narsumber desen Universitas Sriwijaya, yakni Dr . Andries Lionardo, M. Si. Berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2014, anggota DPR RI juga merupakan anggota MPR RI,  dirinya berkewajiban untuk mensosialisasikan empat pilar berbangsa dan bernegara.

Sri Kustina saat menyamapaikan materi sosialisasi empat pilar.

Berdasarkan UU nomor 17 tahun 2014 pasal 5 ayat B, salahsatu tugas pokok anggota MPR RI, yaitu memasyarakatkan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata istri Bupati PALI H. Heri Amalindo itu.

Masih kata Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu, ia berharap   bahwa sosialisasi empat Pilar MPR RI bertujuan agar bisa menerapkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara kepada masyarakat Kabupaten PALI.

“Peserta diharapkan mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam empat Pilar MPR RI tersebut, serta bisa mengimplementasikan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Selain itu, pemahaman empat pilar berbangsa dan bernegara juga diharapkan bisa menangkal pengaruh bagi generasi muda sebagai penerus bangsa dari budaya-budaya luar yang negatif.

Antusias peserta saat sosialisasi empat pilar.

“Pada era globalisasi seperti sekarang, perlu suatu filter atau penyaring agar generasi Milenial (generasi muda) mampu menangkal budaya-budaya luar yang negatif,” ungkapnya seraya mengatakan sosilaisasi empat pilar bisa diwujudkan dan menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang mandiri, berkarakter, serta memiliki SDM Unggul menuju Indonesia Maju.

Sementara itu, Bupati PALI, H. Heri Amalindo mengucapkan terimakasih kepada Ir Hj Sri Kustina yang telah memberikan kesempatan pertama untuk Kabupaten PALI sebagai daerah digelarnya sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya mengwakili pemerintah daerah dan masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dapat dijadikan semangat untuk memahami 4 pilar kebangsaan sebagai dasar dan acuan dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam bernegara,” terang Heri Amalindo. (rl/wmg02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *